Jumat, 08 Januari 2016

KONSEP VENTILASI DAN EVAPORATING COOLING (CLOSED HOUSE)



A.   KONSEP VENTILASI

         Pertama :
Berapa kebutuhan udara segar?. Kebutuhan udara harus disesuaikan dengan beban kandang. Beban kandang yang dimaksud adalah kebutuhan volume udara per-jam yang dibutuhkan  ayam berdasarkan total bobot badan. Umumnya menggunakan satuan m3/jam atau dengan satuan CFM (cequare feet per-menit).
         Kedua :
Kebutuhan udara untuk memindahkan gas buang dan udara panas. Pemindahan udara ini dikenal dengan istilahExchange RateExchange rate normal adalah 60 detik, dan yang terbaik adalah 45 detik.
         Ketiga :
Kebutuhan udara berefek pada kecepatan udara dalam kandang.  Dengan satuan m/s atau fpm (feet per-menit).  Kecepatan angin akan berpengaruh pada whind chill effeck.
         Keempat 
Whind chill effect merupakan istilah terkait suhu efektif.
·         Kelima :
Kebutuhan udara yang dikenal saat ini adalah kebutuhan udara minimal.  Kebutuhan udara minimal ini sesuai dengan petunjuk produsen strain bersangkutan. Contoh :
        Hubbard Flex = 8m3/Kg/jam
        Cobb               = 6m3/Kg/jam
        ISA Brown     = 4m3/Kg/jam

B.   KONSEP EVAPORATING COOLING

         Pertama :
Evaporating cooling sistem hanya bertujuan untuk menurunkan suhu dalam kandang. Tetapi memiliki resiko minimbulkan kenaikan kelembababan dan dapat membentuk titik titik air pada litter (moisture).
         Kedua :
Setiap penurunan suhu 10C dengan menggunakan evaporating cooling sistem akan meningkatkan 5% kelembaban.
         Ketiga :
Kelembaban (%) ditambah suhu dalam satuan (Fahrenhaid) akan membentuk Heat Indek (HI).  HI >160 akan menimbulkan stress, dan HI >180 akan menimbulkan kematian.   Perhatikan tabel beriktu (sumber : Presentasi Gemilang Citra Indo, Januari 2005) :






Diambil dari tulisa bpk : Muhammad Misbachul Munir, S.Pt.,MM di http://pengetahuanayampraktis.blogspot.co.id/2015/05/bagaimana-mengoperasikan-kandang-close.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar